
@narasiJul 15, 2026 · 1:00 · original sound
Airnya jernih. Tapi, apakah itu cukup untuk memastikan air isi ulang aman diminum? Surveilans Kementerian Kesehatan 2024 mencatat, 50,16 persen air isi ulang belum memenuhi kriteria aman berbasis E. coli. Sementara itu, dari 86 ribu lebih depot air isi ulang, baru sekitar 18 persen yang memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Risiko kontaminasi bisa muncul dari teknik pencucian yang tidak sesuai proses disinfeksi, hingga lemahnya pengawasan. Lantas, siapa yang memastikan air isi ulang yang kita konsumsi benar-benar aman? Tonton selengkapnya di kanal YouTube Narasi Newsroom. #Narasi #JadiPaham #NarasiExplains
1.58% ERengagement of this clip — below the author's average (1.66%)
top 45%outperforms 55% of the author's clips
1%of the author's average views