
Kondisi SMP SCBP di Kampung Tarisi, Desa Malati, Kecamatan Naringgul, Cianjur Selatan, Jawa Barat cukup memprihatinkan. Sekolah ini hanya memiliki satu ruang belajar untuk siswa kelas VII, VIII, dan IX. Bangunan sekolah tersebut masih berdinding triplek dengan lantai tanah. Sejumlah bagian dinding bahkan berlubang, sementara toilet berada di luar ruangan Meski fasilitas terbatas, kegiatan belajar mengajar tetap berjalan. Keberadaan sekolah ini menjadi harapan bagi anak-anak di sekitar Kampung Tarisi yang kesulitan mengakses sekolah lain karena jaraknya cukup jauh. Salah seorang siswa menyebut, untuk menuju sekolah di kawasan Gunung Batu, ia harus menempuh perjalanan sekitar satu jam dengan berjalan kaki. SMP SCBP telah berdiri selama tiga tahun dan tahun lalu meluluskan angkatan pertamanya. Setiap tahun, masih ada siswa baru yang mendaftar meski jumlahnya tidak banyak. Proses belajar mengajar pun hanya didukung empat guru yang seluruhnya berasal dari lingkungan sekitar. Di sekitar sekolah, sejumlah rumah warga juga disebut masih dalam kondisi belum layak huni. Di tengah keterbatasan itu, para guru tetap bertahan mengajar karena masih ada orang tua yang mempercayakan pendidikan anak-anak mereka di sekolah tersebut. Video: TikTok/Viavio #metropolitanid #smpscbp #bangunansekolahtidaklayak #cianjurselatan
4.91% ERengagement of this clip — below the author's average (10.05%)
top 83%outperforms 17% of the author's clips
1%of the author's average views